Peristiwa

Pengedar Sabu Jaringan Internasional Berhasil Ditangkap Polisi

 

Pengedar Sabu Jaringan Internasional Berhasil Ditangkap Polisi

Peristiwajambi.com, JAMBI – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi berhasil menggagalkan pengiriman Narkotika jenis Sabu jaringan internasional di perbatasan Jambi – Riau sekitar pukul 03.30 WIB, Kamis (18/7/2019) pagi.

Dari penangkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti jenis Sabu seberat 1 kilogram yang akan di kirim ke Palembang dari tangan tersangka.

Kombes Pol Eka Wahyudianta menjelaskan barang haram tersebut berhasil diamankan dari seorang pelaku berinisial S warga Kecamatan Karimun, saat menumpang bus tujuan Palembang dari kepulauan Buton.

“Kita amankan sabu sebanyak 1 kilogram yang dikemas dalam bungkus kopi,” ujarnya, saat konferensi pers di Mapolda Jambi. Kamis (18/7/2019).

Jaringan Malaysia-Indonesia ini, diamankan tepat di depan Pos PJR Batas Jambi-Riau, Provinsi Jambi.

Terungkapnya kasus ini, dijelaskannya berawal saat Tim Opsnal Sub III  mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada seseorang yang akan melintas Provinsi Jambi membawa narkoba.

Dia menambahkan, pelaku tersebut menggunakan jalur darat dari arah Tanjung Balai Karimun ke Palembang dengan menggunakan mobil bus Handoyo dengan nomor polisi AA 1450 DA dg jurusan Riau-Palembang

Selanjutnya, tim melakukan penyelidikan dan pengintaian. Ketika melihat mobil tersebut melintas, tim langsung melakukan pemberhentian.

Tidak membuang waktu lagi, petugas langsung memeriksa satu persatu identitas penumpang. Saat itu, seorang pria dengan ciri-ciri sesuai informasi diamankan dan dilakukan penggeledahan badan.

Namun, tidak ditemukan apapun. Tidak hilang akal, petugas melanjutkan penggeledahan terhadap barang bawaan pelaku.

“Saat diperiksa, ditemukan 1 buah bungkusan kopi besar di dalam tas pelaku yang diduga narkotika jenis sabu,” tutur Eka.

Usai dilakukan interograsi, dari keterangan pelaku barang haram tersebut berasal dari seseorang berinisial Ans.

“Ans ini adalah warga Malaysia, ia disuruh mengantarkan barang tersebut ke Palembang daerah Lembang,” tandas Eka.

(Rma)

Terpopuler

To Top