Peristiwa

Cegah Radikalisme, Ria Mayang Sari Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Peristiwajambi.com, BUNGO – Badan Intelejen Negara (BIN) menyebutkan 8 persen generasi millennial di Indonesia rentan terpapar radikalisme. Paham radikalisme tak hanya telah masuk di lingkungan kerja, melainkan juga masuk pada lingkungan kampus, pesantren dan sekolah anak-anak. Sebagai orang tua maupun rekan kerja, tentunya kita punya tanggungjawab moril untuk melindungi mereka. Pesan inilah yang menjadi pengantar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan tema “Memperkuat Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Upaya Mencegah Paham Radikalisme” yang disampaikan Ria Mayang Sari, S.H., M.H selaku anggota MPR-RI dan Anggota DPD-RI. Sabtu (16/4/2022).

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Anggota Masyarakat, terutama Ibu-ibu warga Desa Talang Pantai Kabupaten Bungo.

Dalam paparannya, Ketua DPRD Kabupaten Bungo Periode 2014-2019 ini menyampaikan bahwa Radikalisme dapat dipahami secara sederhana sebagai aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis. “paham semacam ini berpotensi merusak dan mengancam eksistensi dan keutuhan bangsa”. Ujarnya.

Sosialisasi yang diselenggarakan kali ini bertujuan untuk menginformasi dan mengedukasi masyarakat tentang bagaimana 4 Pilar Kebangsaan menjadi salah satu upaya mencegah radikalisme menjangkiti akal dan pikiran masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak awal pertemuan hingga sesi diskusi. Seorang ibu yang anaknya bersekolah di Jawa mengajukan pertanyaan “bagaimana mengontrol dan mengantisipasi anak yang saat ini bersekolah di Jawa dan tidak berada di dekat kita agar terhindar dari paparan radikalisme”. Menjawab pertanyaan itu, Senator yang lahir di Bungo ini menjelaskan dengan begitu bersemangat, menurutnya “ ada 2 cara yang efektif:

“pertama, jaga terus komunikasi dengan baik dan rutin dengan anak-anak kita. Orang tua harus dapat menjadi sahabat atau bahkan teman curhat dari anak-anak kita; Kedua, cobalah untuk mengenal dengan baik dan akrab dengan orang-orang yang dekat dengannya. Bisa teman kuliahnya, dosennya, atau bahkan bapak/ibu kost dimana anak kita tinggal. Jika ada hal-hal yang mencurigakan tetapi kita tidak diberi tahu oleh anak kita, maka merekalah yang berpeluang besar dapat menginformasikan kepada kita, dan selalu ingatkan betapa pentingnya menjalankan kewajiban sebagai orang yang beragama, ingatkan bahwa kita orang tuanya berjuang habis-habisan agar semata-mata mereka bisa berhasil kuliah. Ingatkan mereka keberhasilan mereka akan menjadi kebaikan buat mereka dan kebanggaan buat kita. Sementara, kegagalan mereka akan menjadi penghambat meraih impian atau cita-cita mereka, sekaligus menjadi sesuatu yang sangat membuat orang tuanya bersedih”. Papar Mayang.

Sebagai penutup, Senator alumni Fakultas Hukum ini mengingatkan dan menghimbau kepada Pemerintah Pusat dan jajarannya, Lembaga Perwakilan Rakyat di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, termasuk pula pihak swasta secara berkesinambungan mensosialisasikan 4 (empat) Pilar Kebangsaan. Menurutnya “ ini adalah ikhtiar kita menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai”. (*)

Terpopuler

To Top