Advertorial

Hadiri Hasirnas, Wagub : KPI Harus Mampu Mengedukasi Masyarakat

Wakil Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum

Peristiwajambi.com, PALU-SULSEL – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Fachrori Umar hadiri Peringatan Hari Penyiaran Nasional (Hasirnas) ke-85, bertempat di Hotel Mercure Palu Sulawesi Selatan, Minggu (1/4) sore.

Saat diwawancarai usai acara Hasirnas, Wagub mengemukakan bahwa Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) harus mampu mengedukasi masyarakat melalui peran yang dimilikinya, yakni pengawasan terhadap konten (isi) siaran.

“Edukasi kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui peran KPI, akan berdampak positif terhadap persatuan bangsa” Ujar Wagub.

Lanjutnya, Kehadiran Komisi Penyiaran Indonesia sangatlah penting bagi masyarakat, karena KPI yang telah hadir sejak tahun 1933 telah memberikan penyaringan dan pegawasan terhadap penyiaran di Indonesia.

“Saya menilai keberadaan KPI ini sangat penting karena saat ini banyak berita yang berkembang dan diharapkan harus mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, walaupun ada berita yang terkadang tidak selalu baik, yang kita harapkan tidak merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” Terang Wagub.

Wagub menyatakan, saat ini bangsa Indonesia dihadapkan pada era digital dimana berita atau informasi sangat mudah untuk diakses oleh masyarakat.

“Saat ini banyak sekali berita atau informasi yang terkadang tidak positif, untuk itu harus kita hadapi dengan bijaksana, tenang, dan tetap berpikiran positif, terutama menjaga kekompakan bagi seluruh pemangku kepentingan dan juga seluruh masyarakat, dengan demikian bangsa ini nakan tenang dan damai, dan yang terpenting adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yaitu NKRI” Jelasnya.

Sementara itu, Menkominfo Rudi Antara mengatakan, saat ini Indonesia memiliki 1.100 izin siaran televisi dan 1.600 izin siaran radio, dan negara Indonesia yang terbesar memberikan izin kepada penyiaran swasta. “Jika mengacu pada UU saat fokusnya pada izin, untuk itu kita harus memperkuat peranan KPID yaitu menajemen konten,  kita bicara satelit menjadi televisi berbayar harus menjadi bagian yang kita awasi, demikian juga dengan medsos,” jelas Menkominfo.

Ketua KPI (Pusat), Yuliandre Darwis, dalam sambutannya menyatakan bahwa acara ini memiliki energi yang besar bagi negara, dan bicara tentang penyiaran yang dimulai dari suasana keheterogenan membuktikan selama ini dimana Sulawesi Tengah sering  dengan isu-isu dalam kategori negatif, hari ini membuktikan Palu sangat luar biasa menjadi tuan rumah.

“Peringatan Harsiarnas ini merupakan momentum untuk merefleksikan kembali peran-peran yang diambil dunia penyiaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks mewujudkan cita-cita bangsa, penyiaran mempunyai fungsi sebagai media informasi dan penerangan, pendidikan dan hiburan, yang memperkuat ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan,” Tutup Ketua KPI.

Hadir dalam puncak peringatan Hari Penyiaran Nasional tersebut Menkominfo RI Rudi Antara, perwakilan dari Divisi Humas Polri Setyo Wasito, Wakil Ketua Komisi I  DPR RI  Asril Hamzah Tanjung, Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis, P.hd. Tampak hadir pula Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston, Kadis Kominfo Provinsi Jambi Rahmat Herlambang, peserta komisioner KPI se Indonesia.

(Rhama/Hms)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top