Connect with us

Operasi Pasar, Pedagang Merasa Rugi. Ini Kata Kadis Ketahanan Pangan

Peristiwa

Operasi Pasar, Pedagang Merasa Rugi. Ini Kata Kadis Ketahanan Pangan

 

Operasi Pasar, Pedagang Merasa Rugi, Ini Kata Kadis Ketahanan Pangan

Peristiwajambi.com, JAMBI – Dengan adanya Operasi Pasar (OP) untuk semua komoditi, namun khusus untuk komoditi Cabe yang dilakukan pemerintah Provinsi Jambi, mendapat keluhan dari para pedagang Angso Duo Baru, terutama pedagang Cabe.

Seperti diutarakan oleh Ema salah satu pedagang Cabe mengatakan, dengan adanya OP tersebut membuat rugi para pedagang Cabe eceran di Angso Duo.

“Tidak ada yang beli, Pemerintah didepan sana jual Cabe murah,” keluhnya. Jumat (9/8/2019) pagi.

Informasi yang didapat di Lokasi, pada Operasi Pasar pemerintah Provinsi Jambi menjual Cabe merah dengan harga Rp.60 ribu perkilogramnya, sedangkan para pedagang membeli cabe digudang dengan harga Rp. 75 Ribu hingga Rp. 80 ribu perkilogramnya.

“Cabe merah dijual Rp 75 ribu tidak laku, sementara pemerintah Jual cabe merah Rp.60 ribu di Operasi Pasar,” keluhnya

“Seharusnya Perintah kasih tahu kalau ada Operasi Pasar kepada kami. Jadi kami tidak beli cabe di gudang,” keluhnya lagi.

Menangapi keluhan para pedagang Cabe, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Amir Hasbi, mengatakan pemerintah hanya menyediakan Cabe merah sebanyak 500 kg, dan hanya setengah hari untuk membantu meringankan masyarakat Jambi.

“Setelah itu, mereka lah (Para Pedagang Cabe,red) yang punyo, karena harga cabe terlalu tinggi mencapai Rp.90 Ribu perkilo. Kita menjual hanya Rp.60 Ribu perkilo,” jelasnya.

Harga tersebut, Kata Dia, merupakan harga langsung dari petani yang ada di Kerinci, transpornya tidak dimasukan kepada harga cabe karena mendapat subsidi dari pemerintah Pusat.

(Rma)

Berita terkait

To Top